DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Para ulama Nusantara terdahulu dengan bijaksana mengadaptasi ajaran Islam dalam budaya setempat tanpa menghilangkan esensinya. Penggunaan istilah “poso” yang berasal dari “upawasa” adalah salah satu contoh bagaimana Islam masuk ke Nusantara dengan pendekatan kultural yang harmonis.
Dalam tradisi ruwahan ini dijumpai banyak kegiatan seperti acara membaca Surat Yasin tiga kali di Malam Nishfu Sya'ban, pawai atau arak-arakan keliling kota, bersih-bersih desa, slametan, kendurenan, ziarah kubur, hingga berakhir pada acara padusan atau ritual mandi di akhir bulan Sya'ban.
Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia terus berusaha menjaga Islam Nusantara dengan pendekatan moderat, merangkul tradisi lokal yang tidak bertentangan dengan syariat.
Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan ampunan yang selalu dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, Ramadhan mengajarkan nilai-nilai spiritual seperti pengendalian diri, kepedulian sosial, dan peningkatan ketakwaan. Ibadah puasa selama sebulan penuh menjadi sarana penyucian jiwa yang bermuara pada perayaan Idulfitri.
Jika direnungkan kembali, dalam kehidupan modern ini, Syi’ir Tanpo Waton menawarkan panduan praktis untuk menjalani kehidupan yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi.
Sebagaimana Gus Dur, komitmen NU dalam menghormati para dzurriyyah Rasulullah SAW sampai saat ini tak bisa digoyahkan. Secara konsisten warga Nahdliyyin dalam meneladani para sesepuh NU yang sangat menghormati para habaib.
Dalam gereja, beliau menyampaikan ceramah dengan penuh kelembutan dan kebijaksanaan, menjelaskan perspektif Islam tentang Nabi Isa AS tanpa mengurangi rasa hormat terhadap keyakinan umat Kristiani.
Walhasil, komitmen NU dalam menjaga NKRI dengan menginstruksikan Banser sebagai bagian yang turut dalam menjaga gereja ketika menjelang malam Natal tidak bisa dipandang sebelah mata. Komitmen ini menjadi pesan bagi dunia agar saling menjaga di antara kaum pemeluk agama.
Mbah Sahal dawuh, "Ndak usah, aku moh nganggo duite NU. Aku gowo duetku dewe ae. Nek NU iku urip-urip NU, ojo sepisan-pisan golek urip nok NU." (Tidak, saya tidak mau menggunakan duitnya NU. Saya pakai uang saya sendiri saja. Di NU itu harus menghidupi NU, jangan sekali-kali mencari hidup di NU).
Gus Dur menjadi presiden bukan karena keinginannya sendiri. Di balik keberhasilan tersebut, ada sejumlah kyai yang menjadi “back up” atas majunya Gus Dur sebagai presiden. Ada lima kyai khos yang diakui Gus Dur telah memerintahkannya untuk menjadi presiden.