Pesantren Miftahul Huda Kendal

Pesantren Miftahul Huda Kendal

Profil
Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren dan Perkembangannya. Miftahul Huda adalah salah satu pesantren yang terletak di pegunungan / kaki gunung Ungaran, berjarak lebih 50 kmarah tenggara dari Ibu Kota Kabupaten Kendal. Pesantren Miftahul Huda dirintis oleh kyai Ahmad pada tahun 1940-an yang pada awal pendiriannya memberikan nama Miftahul Huda dengan arti “Kunci Petunjuk” dikmaksudkan agar para santri nantinya menjadi anggota masyarakat yang selalu mendapat petunjuk dari Allah SWT. Aminn. Latar belakang pendiriannya didasari adanya krisis pendidikan pada masyarakat sekitar, terutama pendidikan agama yang sangat memeprihatinkan.

Pada awalnya kegiatan pesanten dipusatkan di rumah kyai Ahmad yang berada disamping masjid desa Peron. Materi yang diajarkan pun hanya materi keagamaan yang bersifat dasar yakni meliputi pengetahuan Tauhid, Ibadah, Baca Tulis Al-Qur’an dan pelajaran kitab-kitab klasik dengan system sorogan. Karena para santri semakin bertanbah banyak yang datang dari lain kabupaten seperti dari Kabupaten Magelang, Temanggung, Semarang, dan Batang dan juga dari luar jawa.

Maka dibuatlah tempat (pondok) yang sangat sederhana dari bahan kayu dan bambu yang diperuntukkan sebagai tempat belajar dan asrama santri. Pada periode berikutnya karena Kyai Ahmad tidak mempunyai keturunan dan telah wafat pada tahun 1879, maka pesantren yang kecil ini diteruskan oleh para keponakannya diantaranya adalah KH. M. Muafiq. Pada tahun 1979 sistem pendidikan salaf diatur secara klasikal. Dengan kegigihan Bp. KH. Muafiq, maka pesantren yang kecil ini sedikit demi sedikit bisa berkembang baik dibidang pendidikan atau fisiknya.

Seiring dengan perkembangan waktu dan bertambahnya para santri yang berdatangan, maka pada tahun 1983 BP. KH. Muafiq selaku penerus munculah ide mengembangkan pendidikan formal yakni mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang murid-muridnya berawal dari para santri, dengan penuh kesabaran pengasuh dan para ustadz, MTs ini berkembang dengan pesat sesuai dengan sikon. Alhamdulillah pada tahun ajaran 2008/2009 telah membuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), agar para santri setelah keluar dari pesantren bisa mempunyai skill dan ketrampilan kerja.

Sebagai lembaga penyiaran agama Islam, pesantren Miftahuk Huda juga banyak menyelenggarakan banyak kegiatan keagamaan, diantaranya Peringatan Hari Besar, Dakwah Islamiyah melalui pengajian rutin maupun insidental, Madrasah Diniyyah Awaliyyah (MDA), Majlis Ta’lim Ibu-Ibu (Kemisan), serta memfasilitasi pendirian jama’ah keagamaan seperti Kelompok Berjanji, Yasinan dan Tahlil.
VISI dan MISI
Visi Pondok Pesantren Miftahul Huda adalah sebagai berikut:
a.       Menjadikan Islam Ahlissunnah Wal Jama’ah sebagai sumber etika, moral, motivasi, dan inspirasi santri
b.      Menjadikan santri untuk berperilaku dengan akhlakul karimah.
c.       Terwujudnya Generasi Rabbany

MISI Adapun misi dari pondok Pesantren Miftahul Huda adalah sebagai berikut
a.         membangun sumber daya manusia dan generasi yang mempunyai keunggulan iman, ilmu, amal dan ketaqwaan kepada Alloh swt; berakhlaqul karimah serta memiliki integritas dan daya saing yang mumpuni untuk mengembangkan ajaran ahlus-sunnah wal-jama’ah
b.        Menumbuhkembangkan semangat keunggulan dalam bidang penguasaan materi kitab-kitab salaf, kemahiran dalam berbahasa arab dan kefasihan dalam membaca al-Qur’an karena santri akan terjun dalam masyarakat yang tidak lepas dari masalah-masalah agama dan masalah-masalah sosial
c.         Mengoptimalkan penghayatan terhadap nilai-nilai Islam untuk dijadikan sumber kearifan dan kebijaksanaan dalam bertindak (melatih santri untuk hidup bermasyarakat).
d.        Melatih santri untuk menjalankan syari’at agama. Pendidikan   Pondok Pesantren Miftahul Huda sebagai lembaga pendidikan, mengelola masalah pendidikan dengan jalan memadu (Integrasi) antara sistem pendidikan tradisional dengan modern atau dengan bahasa lain Pondok Salafiah yang Khalaf.
Karena pada hakekatnya Pondok Pesantren Miftahul Huda adalah pondok tradisional yang menerima unsur-unsurbaru yang berkembang dalam masyarakat bahkan kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah sebagai undang-undang pendidikan Nasional bagi sekolah-sekolah. Ada beberapa kegiatan pendidikan yang dikembangkan di Pondok Pesantren Miftahul Huda diantaranya:

1.      Kegiatan pendidikan Pondok Pesantrenyang diselenggarakan secara berjenjang, terbagi dalam 8 (delapan) tingkatan yang diberi nama sesuai dengan salah satu kitab yang dikaji, antara lain :
a.       Tingkat Al-Ibtida’iyah Diajarkan materi          : Khotul Jamil, Tahfidz juz’ama, fiqih Jawan, Nahwu al-wadlih, Ta’lim Muta’alim dan Tauhid Jawan. b.      Tingkat Al-Jurumiah Diajarkan materi          : Al-Jurumiah, Safinah al-Najjah, Tartil Al-qur’an, Aqidah Al-Awwam dan Tajwid.
c.       Tingkat Al-Umriti Diajarkan Materi          : Al-Umriti, Al-Amtsilah al-tashririyah, Qowaid Al-I’rob, Fath Al-Rob Al-Bariyyah dan Fatkhul Qorib al-mujib.
d.      Tingkat Al-Fiyyah Diajarkan materi          : Al-Fiyyah Ibn Malik, Syarakh Ibn Aqil’ala Al-Fiyyah Ibn Malik, Minhajjul Qowwim
e.       Tingkat Fathul wahhab Diajarkan materi          : Fat al-wahab, Jauhar al-maknun, dan musyawarah hasyiyah al-bajuri juz 1
f.       Tingkat Al-Mahali Diajarkan Materi          : Syarakh Al-Mahali, ‘Ilm Al-Mantiq dan Musyawarah Hasyiyah al-Bajuri juz II
g.       Tingkat Al-Bukhory Diajarkan Materi          : Shokhih al-Bukhory, ‘Lm Mushtolah al-Hadist dan Fath al-Mu’min. h.      Tingkat Ihya’ Ulumuddin Diajarkan Materi          : Ihya’ Ulum al-Din dan Bahsul Masa’il Diniyah.

2.      Pengabdian Masyarakat
a.       Kegiatan pendidikan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) diselenggarakan secara klasikal setiap ba’da dzuhur, dengan kurikulum Departemen Agama.
b.      Kegiatan pendidikan bagi santri dan masyarakat yang belum lulus SMP/Sederajat (Wajardikdas 9 tahun) sesuai kurikulum Departemen Agama. c.       Kegiatan pendidikan formal yaitu Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan pada t6ahun ajaran 2008/2009 telah dibuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
d.      Kegiatan pengajian rutin, dilaksanakan setiap hari Kamis Diikuti oleh ibu-ibu masyarakat desa.
e.       Kegiatan kurikuler meliputi : Khitobah, Qiro’ah, Manaqib, Al-Barjanji, pertanian,/perkebunan, peternakan, menjahit dan olahraga.

Fasilitas
Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.

Ekstrakurikuler
Seni baca Al-Qur'an, marawis atau hadrah, baca kitab kuning, pidato, pramuka, komputer, bahasa asing, kaligrafi, silat, basket, voli, sepakbola, marching band, ketrampilan, perkebunan, peternakan, pertanian, menjahit.  

Alamat
Peron, Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah 51383
Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran silahkan hubungi https://pondokpesantrenmifdaperon.wordpress.com  

 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren
Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.