Pesantren Mambaus Sholihin Bali

Pesantren Mambaus Sholihin Bali

Profil
Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 6 Bali berada dipesisir pantai yang tepatnya di desa pengambengan jalan  AMD Dusun Munduk Desa Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. Pondok pesantren ini didirikan oleh Ust. A Sariaman, S.Th.I. Berdirinya pondok pesantren Mambaus Sholihin Bali 1. Masa Persiapan Semula pengasuh Ust. A Sariaman, S.Th.I tidak berani mendirikan pondok pesantren atas perintah hati nurani beliau, meskipun ada rasa tanggung jawab untuk menegakkan islam, lebih-lebih di pulau bali tanah kelahiran beliau, yang mayoritas beragama Hindu  yang sudah dikenal “ Pulau  Dewata ”.

Mungkin karena khawatir bercampur dengan dorongan nafsu “Hubbut Talamidz” serta karena merasa belum sanggup dengan tanggung jawab  yang besar untuk menjadi pemimpin sebuah pesantren. Karena membutuhkan kesiapan mental dan pengorbanan  lahir-batin. Sebelum mendirikan pondok pesantren, Ust.A Sariaman, S.Th.I terjun dalam pendidikan formal sebagai pengajar di MTS Miftahul Huda panunggalan dan pondok pesantren Miftahul Huda, Blabur  Mangun rejo, Pulokulon  yang diasuh  K. Rahmat ( Paman dari istri beliau).

Sebelum menikahi sang istri, Ust. A Sariaman di beri syarat oleh Abah Widad (Pengasuh pondok pesantren tempat istri Ust. A Sariaman belajar dan merupakan adik kandung K. H  Masbuhin faqih) untuk berjuang di Bali. Untuk memantapkan hati beliau  dalam mendirikan pesantren di Bali, beliau juga sering berkonsultasi dengan K.H. Afifudin  Pulokulon ( Paman dari istri beliau / suami dari Neng Ruhana-adik Ipar Romo Kyai Masbuhin faqih).

Akhirnya Beliau dan istrinya memberanikan diri  pulang ke bali  untuk menjalankan  Amanah Romo Kyai  Masbuhin Faqih. Karena dorongan yang kuat dari Romo Kyai Masbuhin Faqih  maka 1 pekan sesampai di Bali, beliau langsung membuka jama’ah istigosah di dhalem beliau, yang sudah disiapkan oleh orang tuanya 3 bulan sebelum kepulangannya di Bali. 3 jama’ah tersebut antara lain:  yaitu ust.A.Sariaman - bapak Marjuki/ ayah kandung beliau dan bapak  Misrono sebagai  Arsitek  rumah dhalem beliau), 1 pekan berlalu.

Pekan ke-2 mendirikan TPQ  yang diikuti oleh adik kandung beliau dan keponakan  beliau sendiri yaitu “ Istiharoh dan Diana marita" 1 telah bulan berlalu, jama’ah Istigosah dan TPQ mulai bertambah, lalu beliau Sowan via HP kepada Romo Kyai Masbuhin Faqih, bahwa pengajian di bali sudah di mulai, sekalian menyowankan nama jama’ah Istigosah “ At- Taibin” dan Romo Kyai Masbuhin Faqih meridhoi  nama tersebut, Akan tetapi pada saat menyowankan nama pondok pesantren dengan nama “Darus Sholihin / Mambaus Salam” yang di ambil dari pondok pesantren Darus Salam Blok Agung Banyuwangi asuhan K.H Mukhtar  Syafa’at dan pondok  pesantren Mambaus Sholihin Gresik, Romo Kyai Masbuhin Faqih  tidak kerso nama tersebut, Romo Kyai  lebih berkenan cocok jika nama pondok pesantren  di Bali sama persis dengan nama pondok pesantren Mambaus Sholihin Gresik nama dan logonya.

 Romo Kyai Masbuhin Faqih memberikan keluasan  pada Ust Sariaman  utuk mendirikan pondok pesantren Mambaus Sholihin Bali sendiri bukan cabang gresik. Setelah sowan nama pondok pesantren dan telah di restui dengan nama yang sama yaitu pondok pesantren Mambaus Sholihin Bali, beliau Ust Sariaman lebih semangat lagi dalam menjalankan amanah dan lebih mantap lagi, pondok pesantren Mambaus Sholihin Bali ini adalah milik Romo Kyai  Masbuhin Faqih, karena melaui beliau barokah  Mambaus Sholihin Suci Gresik  mengalir ke Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Bali sehingga mudah di terima masyarakat.

Barokah beliau  pondok pesantren Mambaus Sholihin Bali mendapat Doa-doa para Kyai besar dan para Habib di Indonesia.
Masa Pembangunan Pertama Pendirian pondok pesantren  oleh Ust.A.Sariaman S.Th.I dengan  modal amanah semangat Romo Kyai Masbuhin Faqih, tepat pada bulan syawal 1433  H/2012 M bertepatan dengan acara pertemuan  ISBAD (Ikatan Santri Bali Pondok Pesantren  Darussalam Blok Agung)  yang memang beliau Ust. Sariaman adalah alumni dari pesantren tersebut,dari tahun 1990 sampai tahun 2000.

Ada salah satu putra dari KH Mukhtar Syafa’at “ Dr.KH.Abdul Kholiq yang waktu itu mengisi acara ISBAD sebagai pengisi Mauidhotul Hasanah di desa pengambengan, dan beliau Dr.KH.Abdul Kholiq menyempatkan untuk menyambangi santrinya A.Sariaman dan akhirnya kesempatan itu tidak di sia-siakan oleh Ust A.Sariaman, tepat bulan syawal 1433 H /2012, Ust Sariaman Membuat acara seadanya & Sangat sederhana yaitu, peletakan batu pertama pembuatan Musholla Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Bali. Dengan modal bahan material batu sisa pembangunan rumah dhalem dan semen 1 sak pinjam kepada ka’ long Asdiana (Santriwati Tua pertama). Alhamdulillah acara berjalan lancar dan sukses dengan antusias dan kekompakan jama’ah istigosah dan warga setempat serta wali santri TPQ yang ada.

Pendidikan
Pendidikan Formal:
 
1. Raudhatul Athfal Mambaus Sholihin Ceria Pendidikan Raudlatul Athfal (RA) terdiri dari kelompok umur PG (play Group ) 2 -3 tahun Dan kelompok RA A & B Umur 4-6 tahun  dengan nama RA ”MAMBAUS SHOLIHIN CERIA” yang berdomisili di RT 07 RW 02 Dusun Munduk Desa Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana
2. MI Mambaus Sholihin sistem pembelajaran siswa MI mambaus sholihin bali, terpadu atas 3 (tiga ) kurikulum yaitu; Kurikulum dari Diknas, Kurikulum dari Depag, serta Kurikulum dari MULOK Pesantren
3.  MTs Mambaus Sholihin

Pendidikan Informal: 
1. TPD (Taman Pendidikan Diniyah)
2. TPQ  TPQ ( mengaji Al-Qur’an yang di sertai dengan TPD ( Taman Pendidikan Diniyah ) Dengan sistim pengasuhan dan pembelajaran santri terpadu yaitu Salafi ( klasik ) dan Kholafi ( Modern )
3. Madrasah Diniyah

Fasilitas
 Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.

Ekstrakurikuler
1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan, Wirausaha

Keorganisasian
 -  IPNU/IPPNU
 -  Pramuka
 -  PMR

Alamat
Dusun Munduk, Desa Pengambengan jalan  AMD Dusun Munduk Desa Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana

 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren
Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.