Profil Pesantren Nurul Huda Pati

Profil Pesantren Nurul Huda Pati

Dengan niat yang bulat dan tulus maka Kyai Rohmat Noor mengajak lapisan masyarakat khususnya tonggo-tonggonya untuk membangun sebuah mushola. Rencananya moshola tersebut bukan hanya sebagai tempat berjama’ah saja tetapi juga sebagai majlis ta’lim. Karena minimnya dana, beliau dengan ikhlas menjadikan sebagian rumahnya yang sebelah timur untuk menjadi musola, dan mushola tersebut diberi nama”NURUL HUDA” (beberapa cahaya petunjuk). Disinilah para tonggo teparo, sanak kerabat di gladi ngaji mulai dari alif, ba’, ta’dan sampai nawaitul al-wudlu-a yang konon ceritanya masih sangat awam alias abangan itu.

Pada tahun 1982 Alhamdulillah beliau mendapatkan rezeki pergi ke tanah suci untuk menunaikan rukun islam yang ke lima yaitu menunaikan haji. Setelah pulang dari tanah suci, beliau di dibantu keluarganya semakin memfokuskan pada majlis ta’lim yang didirikannya . Dari waktu ke waktu seiring dengan perputaran zaman, datanglah satu persatu santri dari luar daerah untuk mukim/pondok. Dengan dibuatkan fasilitas alakadarnya yakni dengan dua gotaan (yang bermula musholla sebagai diberi satir-pembatas dari triplek), satu kamar mandi, satu dapur masak dan satu WC ceblung, terpaksa mereka ditampung.

Untuk menampung jumlah santri yang semakin bertambah maka dibangunlah asrama guna tempat santri tinggal. Keberadaan asrama ini, selain untuk menampung mereka yang berasal dari tempat yang jauh juga untuk mengontrol secara langsung kegiatan santri sehingga akan menunjang pencapaian tujuan pendidikan secara optimal. Dari majlis ta’lim hingga berkembang menjadi sebuah pondok pesantren, pesantren Nurul Huda menunjukkan kemajuan yang berarti karena mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, hingga tidak mengherankan dalam waktu yang relatif singkat pesantren ini memiliki santri yang lumayang jumlahnya.

Pada tahun 1993 beliau KH. Moh Rohmat Noor dinobatkan sebagai guru thoriqoh (mursid) oleh guru beliau KH. Abdullah Zain Abdussalam, dan pada saat itu pula mulai tumbuh besar bagaikan tumbuhan di musim hujan, baik dari santri syari`at maupun thoriqohnya.Sampai saat ini santri pesantren nurul huda thoriqoh dan syari`at sudah mencapai ribuan jumlahnya dan dengan fasilitas yang Alhamdulillah mentereng, dari pondok putra terdiri dari 9 (sembilan) kamar/gotaan yang berlantai dua dan dilengkapi dengan 7 (tujuh) WC dan 10 (sepuluh) kamar mandi, sedangkan untuk pondok putri yang berlantai 4 (empat) dengan 11 (sebelas) kamar/gotaan dan 1 (satu) auditorium yang berada dilantai 3 (tiga) yang digunakan sebagai tempat beraktivitas seperti : khitobahan, ngaji, diskusi dan lain-lain. Untuk kamar mandi dan WC pondok putri, yang berjumlah 18 (delapan belas) berada dilantai 1 dan 2 sedangkan untuk lantai 3 (tiga) untuk mencuci dan menjemur.

Pada perkembangan selanjutnya Pesantren Nurul Huda mengalami kemajuan yang menggembirakan, sehingga untuk lebih mengoptimalkan atau lebih mengembangkan Pesantren Nurul Huda, maka para pengurus memutuskan untuk membuat sebuah yayasan. Pada tahun 1999 terbentuklah sebuah yayasan dengan nama “ YAYASAN NURUL HASAN ” yang artinya (beberapa cahaya kebaikan). Yayasan ini tepatnya didirikan pada tanggal 2 Pebruari 1999 M. Kata “Nurul” diambil dari nama bapak beliau yang bernama Noor Syam dan “Hasan” diambil dari nama kakek istri beliau yang bernama Markhasan. Yayasan berazaskan pancasila dan berwawasan Ahli Sunnah Wal Jama’ah.  
Pendidikan
 Formal:
1. MI
2. MTs
3. MA
4. RA/TK
5. PAUD
Informal:
1. Kepesantrenan
2. Madrasah Diniyah
Fasilitas
Masjid, pesantren, asrama, kantor, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, aula, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, praktekum bengkel, gedung teater, minimarket, lap. futsal, lap. volley, lap. basket, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.
Ekstrakurikuler
1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan, Wirausaha
Keorganisasian
IPNU/IPPNU
Alamat
Jalan Syekh Ahmad Mutamakkin Gg. 02. Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten, Pati

 

 

 

 

Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.