Peduli Korban Gempa, Polres Sumenep Kembali Kirim Sembako dan Semen

Peduli Korban Gempa, Polres Sumenep Kembali Kirim Sembako dan Semen

LADUNI.id, Sumenep - Polres Sumenep, terus memberikan perhatian terhadap korban gempa di Pulau Sapudi Sumenep. Bahkan, selain memberikan bantuan Sembako, jajaran kepolisian juga memberikan bantuan Semen.

Dua kebutuhan mendasar tersebut diberikan Polres Sumenep untuk di bagikan kepada Masyarakat yang sudah di timpa musibah berupa Gempa Bumi di Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep. Sembako sangat dibutuhkan korban, begitu juga semen untuk pembangunan rumah-rumah mereka yang hancur.

Selain itu, Polres Sumenep juga menambahkan bantuan personil 15 orang anggota ke lokasi kejadian gempa. Dari itu, total keseluruhan yang diperbantukan 23 orang personel Polisi, dengan tujuan untuk menambah anggota yang sudah ada di TKP. Hal ini penting mengingat aktifitas yang saat ini bukan hanya bersih bersih namun membangun bangunan yang sudah rusak.

Sementara, bantuan berupa sembako dan semen yang di kirim ke Pulau Sapudi untuk segera di distribusikan kepada masyarakat yang sudah di landa musibah Gempa Bumi.

Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen, S.Ik, SH mengatakan keberangkatan penambahan personil kepolisian saat ini untuk menambah personil yang sedang bertugas di Tempat Kejadian Gempa.

“Aggota yang saya bawa sekarang 15 Personil dari Sabara tidak lain hanya untuk membantu personil yang ada di Sapudi ” ungkap Zulkarnaen

Hingga, dalam pendistribusian berupa bantuan, tidak terlalu banyak kendala. Sebab, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan aparatur desa terdampak.

“Untuk hambatan pendistribusian bantuan tidak ada, karena kita akan menghubungi pihak Kepala Desa. Soalnya hanya kepala desa yang tau lokasinya. Setelah itu, kita tinggal mengkroscek saja kelokasi ” pungkasnya.

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,0 di Situbondo, Kamis (11/10) mengakibatkan 504 rumah rusak dan 4 orang meninggal. Dari 504 rumah yang dilaporkan rusak, ada 117 rumah yang kerusakannya parah, 129 rumah rusak sedang, sisanya 258 unit hanya rusak ringan. Data ini mencakup 22 kecamatan dalam 4 kabupaten yang terdampak.

(*)