DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Di tengah kehidupan yang penuh dengan kekhawatiran terhadap masa depan, jabatan, harta, dan penilaian manusia, seorang Muslim perlu terus menguatkan tauhidnya. Sebab hanya dengan tauhid yang benar, hati akan memperoleh ketenangan dan keberanian menghadapi kehidupan.
KH. Ahmad Abdul Haq Dalhar adalah salah seorang kyai yang cukup disegani banyak kalangan lintas golongan, para ulama, dan pejabat. Sejak kecil, beliau dikenal memiliki ilmu yang tidak dimiliki para kyai pada umumnya.
KH. Ahmad Abdul Haq Watucongol berada di di Pekuburan Santren, Desa Gunungpring, relatif tak jauh dari kompleks Pesantren Darussalam Watucongol, Muntilan, Magelang.
Pada waktu Perang Jawa (1825-1830) meletus, Pangeran Dipanera dibantu oleh barisan kiai yang berjuang untuk melawan Belanda. Di antaranya, tercatat nama Kiai Modjo, Kiai Hasan Besari, Kiai Nur Melangi
Salah satu sifat agung yang diajarkan Islam adalah kasih sayang (rahmah). Seorang Mukmin tidak hanya menerima limpahan rahmat Allah SWT untuk dirinya sendiri, tetapi juga berusaha memancarkan kasih sayang itu kepada sesama manusia, bahkan kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya.
Pesantren Roudlotut Tholibin Jragung didirikan pada tahun 1967 oleh KH. Muhammad Marwan di desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak dan merupakan salah satu pesantren yang ada di kabupaten Demak dan dikenal luas oleh berbagai kalangan.
KH. Abdurrahman Mustafa lahir pada 7 Juli 1938, di perkampungan Islam tertua Islam, kampung Air Mata, di Kecamatan Kota Raja, Kota Provinsi Kupang Nusa Tenggara Timur.
KH. Muhammad Marwan beliau adalah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Roudlotuth Tholibin Desa Jragung, Kec. Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah dan beliau juga mursyid tarekat
KH. Muhammad Marwan lahir pada 7 Juli 1937 M/1356 H. di desa Jragung Demak. Beliau merupakan putra dari pasangan Bapak Parmo dan Ibu Srinem.
Ali Ad-Daqqaq adalah sosok yang luar biasa. Meskipun tahu bahwa menyampaikan jawaban Rasulullah via mimpinya akan mengancam nyawanya, ia tetap memberanikan diri.