INFAK / SEDEKAH/ DONASI/ SUMBANGAN untuk LADUNI.ID
Seluruh dana yang terkumpul untuk operasional, pemeliharaan, dan pengembangan portal dakwah Islam ini
Qolbu sering kali diartikan dalam bahasa Indonesia dengan "hati", demikian juga "Heart". Terjemahan yang benar Qolbu adalah Jantung. Karena Qolbu dalam bahasa Arab adalah salah satu organ manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah,
Terlebih sudah ditunggu-tunggu selama sebelas bulan. Sikap dan ekspresi tersebut merupakan wujud begitu besarnya cinta kita terhadap bulan sayyidul syahri
Selain tiga nama perempuan di atas, Ibn Arabi dalam kitab ini juga menyebut sejumlah nama perempuan lain: Hindun, Lubna, Sulaima, Salma, Zainab, Laela dan Maya. Penyebutan Ibn Arabi akan nama-nama perempuan ini, disamping mengungkapkan kerinduannya terhadap mereka,
orang lain bazar buku dan kitab, kita bazar makanan dan kue tempatnya pun terkadang di halaman masjid, penjual dan pembelinya terkadang ada yang tidak berbusana yang mencerminkan Islami. Akhirnya masjid nuansa spritualitasnya berkurang, karena mirip dengan pasar kue dan makanan.
Sayyidina As-Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani naik mimbar lalu berkata begini...
Pada ayat sebelumnya, Allah menegaskan tentang bagaimana hamba-hamba-Nya harus memuji. Bukan karena Allah membutuhkan pujian manusia kepada-Nya, melainkan karena segala rahmat dan kasih sayang yang Dia curahkan menunjukkan bahwa Allah memang Dzat yang terpuji pada Diri-Nya sendiri.
Ibn Sirin, pakar hadis, pakar tafsir, pakar fikih pernah tidak puasa karena jarinya sakit. Kok bisa? Apa dalilnya?
Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa
Sifat ini tidak mungkin disandang kecuali oleh Allah. Karena hanya Dia Yang Berhak dan Wajar bersikap demikian.
Hidup ini didasarkan pada keyakinan dan bermodalkan pada kerja keras, kerja ikhlas dan kerja tepat. Keyakinan bagi umat Islam puncaknya pada dua kalimat syahadat. Kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tepat didasarkan pada syariat sebagai aturan pokok. Dalam konteks moment Ramadhan,