Menghindarkan Diri dari Dosa-Dosa yang Dapat Menghilangkan Pahala Puasa

Laduni.ID, Jakarta - Dalam menjalankan ibadah puasa, selain memperhatikan keabsahannya dari segi fiqih, kita juga harus menjaga kualitasnya dengan menghindari hal-hal yang dapat menghilangkan pahala puasa. Terdapat beberapa Hadis shahih yang menegaskan bahwa dosa tertentu dapat menyebabkan seseorang hanya mendapatkan lapar dan haus tanpa memperoleh pahala dari puasanya.
Al-Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarhul Muhaddzab menjelaskan bahwa kesempurnaan dan keutamaan puasa hanya dapat diraih dengan menjaga diri dari perkataan yang tidak bermanfaat dan perkataan yang buruk, meskipun hal tersebut tidak membatalkan puasa secara hukum fiqih.
Keterangan tersebut setidaknya berdasarkan pada tiga hadis berikut:
Hadis pertama, diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dari Abu Hurairah, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak peduli dia telah meninggalkan makanan dan minumannya.”
Hadis kedua, diriwayatkan oleh Imam An-Nasai dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya, serta Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إلَّا الْجُوعُ وَرُبَّ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إلَّا السَّهَرُ
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Support kami dengan berbelanja di sini:
Memuat Komentar ...