Dalam kehidupannya, beliau selalu bersabar dengan orang-orang yang tidak bersependapat, baik dengan pemikirannya atau dengan alirannya.
LADUNI.ID, Jakarta – Dalam menjalani kehidupan ini tidak semua orang akan memiliki harta yang berkecukupan, di antara kita pasti ada yang hidup serba kekurangan, sempit akan harta. Salah satu solusi agar dalam menjalani kehidupan ini seseorang tidak sempit akan hartanya (kemiskinan), Baginda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menganjurkan kepada umatnya untuk mengamalkan sebuah amalan.
Saat mengaji Kitab Mafahim, saya menemukan keterangan Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki yang mencantumkan riwayat (dari Tafsir Al-Qurthubi) bahwa ada seorang A'robi (bukan orang Arab) yang datang ke makam Nabi SAW setelah tiga hari dimakamkan.
LADUNI.ID, Abuya As-Sayyid Muhammad wafat pada tanggal 15 Ramadhan 2004. Jenazah beliau dimakamkan di pemakaman umum, Ma’la, Makkah. Sebagaimana biasanya sesuai peraturan pemerintah Arab Saudi, jenazah yang telah berusia 1 tahun akan dipindahkan dari Ma’la ke tempat lain karena akan ditempati oleh jenazah yang lain.
Saat Abuya Sayyid Muhammad Bin Alwi Al Maliki ditanya tentang pedang yang berada di dinding rumah Beliau⚔
Pondok Pesantren Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki berkedudukan di jalan KH. Abdul Mu’iz Tr. Desa Koncer Darul Aman Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso
Sebagaimana yang diharapkan tersebut, Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani wafat pada hari Jumat tanggal 15 Ramadhan 1425 H atau bertepatan pada tanggal 30 Oktober 2004 M. Beliau wafat di kamarnya yang penuh dengan kitab-kitab dan ditunggui oleh para santrinya.
Suatu malam di bulan ramadhan, Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki sangat sibuk dengan banyak hal, sehingga beliau baru siap untuk beristirahat pada pukul dua dini hari.
Dikisahkan, salah satu santri Abuya Sayyid Muhammad yang tinggal di Jawa Timur. Santri tersebut tidak bisa memulai pelajaran yang akan diajarkan sebelum bertemu dengan Abuya Sayyid Muhammad.
Suatu hari, Abuya Sayyid Muhammad pernah memarahi putranya yang bernama Sayyid Alawi Muhammad Al-Maliki ketika hendak pamit berangkat sekolah SD (perumpamaan tingkatan sekolah di Indonesia) dengan membawa buku tulis.
Suatu ketika As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki Al-Hasani berkata; "Dulu ada seorang tua di Turki yang hobinya membaca Al Qur'an, dari masa muda memang dia senang membaca Qur'an sampai di masa tuanya.
Dikisahkan, Sayyid Alawi Al-Maliki (ayahanda Sayyid Muhammad Al-Maliki) merupakan seorang ulama besar Mekkah. Beliau memiliki rumah yang besar dan indah di kawasan Mina pinggiran kota Mekkah yang berdampingan dengan sebuah madrasah.
Berkat kedermawanan Sayyid Muhammad, beliau diangkat menjadi wali
Foto Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki banyak bertengger di rumah-rumah umat Islam, khususnya penggemar ulama dan waliyullah.
Demikianlah, Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki bagi As-Sindi adalah orang yang memiliki kebesaran hati yang sepadan dengan ketinggian ilmunya.
Ketika di malam hari yang sunyi dan dingin, Sayyid Alawi beserta rombongan sedang duduk-duduk santai di depan halaman rumah tersebut. Tiba-tiba mereka mendengar suara genderang yang dipukul oleh orang banyak, awalnya terdengar sayup bertalu-talu namun semakin lama semakin terdengar jelas.
Suatu ketika, As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki atau akrab dipanggil Abuya Sayyid Muhammad berencana pergi ke Madinah untuk berziarah ke makam Rasulullah Muhammad SAW. Rencananya juga ingin mengajak serta istri dan putra-putrinya berziarah ke leluhurnya di Madinah. Keinginan itu juga diutarakan oleh Abuya Sayyid Muhammad kepada keluarganya.
Muhammad Shahib Mirbath adalah ulama besar yang berasal dari Hadramaut, Yaman pada abad ke-12 Masehi
Al Imam Abuya As Sayyid Muhammad Al Maliki adalah salah satu dari mereka yang dicintai oleh Allah, diangkat kedudukannya di sisi-Nya dan disisi makhluk-Nya sehingga beliau dicintai oleh umat ini.
Disaat Abuya Sayyid Muhammad Bin Alawi Al Maliki menceritakan tentang kisah pengalaman pribadi beliau saat muda. Dimana kala itu, beliau sering diajak oleh abahnya, yakni Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki berziarah ke Madinah yakni ke makam Baginda Rasulullah SAW.
Beliau adalah Sayyid Muhammad An Naqieb bin Ali Uraidhy bin Ja'far Shadiq. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Alwi Alawiyyin bin Ubaidillah. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Shahib Mirbad bin Ali Khala'Ghasam bin Alwi. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Ahmad bin Muhammad Al Faqih Muqaddam. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Sayyid Muhammad bin Ali bin Muhammad dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut. Ayah beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Sayyid Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam.
Sayyid Muhammad bin Abdullah At-Tarisi bin Alwi Al-Khowas adalah seorang ulama besar yang lahir pada tahun 925 H di Kota Tarisi Malabar, India. Ayah beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Sayyid Abdullah At-Tarisi bin Alwi Al-Khowas bin Abu Bakar Al-Jufri bin Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam.
Sayyid Muhammad Kaukarih bin Ahmad bin Abu Bakar Al-Jufri dilahirkan di Kota Tarim,
Sayyid Muhammad bin Umar Al-Hamro bin Abdurrahman bin Muhammad bin Ali dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut
Sayyid Muhammad Al-Asqo bin Abdurrahman Al-Asqo bin Abdullah bin Ahmad bin Ali dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut
Sayyid Muhammad bin Ali bin Abdullah dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut.
Sayyid Muhammad Al-Ruchillah bin Umar bin Ali Ba’ Umar dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut
Sayyid Muhammad bin Abdullah dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut. Ayah beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Sayyid Abdullah bin Alwi bin Ahmad bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abu Bakar bin Ahmad.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Al Hamil bin Abu Bakar bin Muhammad.
Sayyid Muhammad bin Ahmad bin Abu Bakar Al-Warak dilahirkan di Kota Tarim
Beliau adalah Sayyid Muhammad Mauladdawilah bin Ali bin Alwi. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Sayyid Muhammad bin Syekh bin Ahmad bin Yahya bin Hasan bin Ali bin Alwi bin Muhammad Mauladdawilah, seorang ulama besar yang hafidz ( hafal Al-Qur'an ) lahir pada tahun 929 H di Tarim Al-Ghonna
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Thoha bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Alwi bin Muhammad Mauladdawilah.
Sayyid Muhammad bin Sahil bin Abdurrahman Maulachailah bin Abdullah bin Alwi bin Muhammad Mauladdawilah, seorang ulama besar yang hafidz
Sayyid Muhammad bin Muchsin bin Husein bin Umar bin Abdurrahman Al-Attas seorang ulama besar yang lahir pada tahun 1105 H di kota Lisik.
Sayyid Muhammad bin Abdullah bin Muhammad bin Muchsin bin Husein bin Umar bin Abdurrahman Al-Attas seorang ulama besar yang lahir pada tahun 1175 H di kota Lisik.
Sayyid Muhammad bin Ali bin Husein bin Umar bin Abdurrahman Al-Attas seorang ulama besar yang lahir pada tahun 1107 H di kota Lisik.
ayyid Muhammad bin Husein bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husein bin Umar bin Abdurrahman Al-Attas adalah ulama yang tawadhu' dan banyak melatih diri dengan berbagai jenis ibadah serta amal kebajikan. Beberapa amalan yang beliau lakukan kebanyakan berhubungan dengan hati, sehingga sangat berpengaruh pada akhlaqnya.
Sayyid Muhammad bin Aqil bin Salim bin Abdullah bin Abdurrahman bin Abdullah bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah seorang ulama besar yang hafidz ( hafal Al-Qur'an ) lahir pada tahun 945 H di Kota Lisik
Sayyid Muhammad bin Thalib bin Ali bin Ja’far bin Abu Bakar bin Umar Al-Muhdhar bin Syekh Abu Bakar bin Salim bin Abdullah bin Abdurrahman bin Abdullah bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah seorang ulama besar yang lahir pada tahun 1099 H di Kota Inat.
Sayyid Muhammad bin Alwi bin Muhammad bin Thalib bin Ali bin Ja’far bin Abu Bakar bin Umar Al-Muhdhar bin Syekh Abu Bakar adalah ulama yang tawadhu' dan banyak melatih diri dengan berbagai jenis ibadah serta amal kebajikan.
Sayyid Muhammad Husein bin Syekh Abu Bakar bin Salim bin Abdullah bin Abdurrahman bin Abdullah bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah seorang ulama besar yang hafidz ( hafal Al-Qur'an ) lahir pada tahun 956 H di Kota Inat.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Abu Fataim bin Abu Bakar bin Ahmad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Sayyid Muhammad bin Abdullah bin Hasan bin Abdullah bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah seorang ulama besar yang hafidz ( hafal Al-Qur'an ) lahir pada tahun 887 H di Tarim Al-Ghonna
Sayyid Muhammad bin Hasyim bin Syekh bin Abdullah bin Syekh bin Ali bin Muhammad bin Abdullah bin Hasan bin Abdullah bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah seorang ulama besar yang lahir pada tahun 1089 H di Tarim Al-Ghonna.
Sayyid Muhammad bin Ali bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah seorang ulama besar lahir pada tahun 780 H di Tarim Al-Ghonna. Ayahanda beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Sayyid Ali bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah bin Ali Shohibud Dark bin Alwi Al-Ghuyur bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Umar bin Thoha. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Umar bin Abu Bakar. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Hasan bin Husein. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Ali bin Abu Bakar Assakran. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Al Hadi bin Abdurrahman bin Syahabbudin Al Akbar. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Syahabbudin Al Askor bin Abdurrahman. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Syahabbudin. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Al Masyhur bin Ahmad bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Azzahir bin Ahmad bin Abdullah. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Mustafa bin Ali Zainal Abidin bin Abdullah. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Ahmad bin Husein. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Ahmad bin Abu Bakar Assakran. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abdurrahman bin Ali. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abdullah bin Alwi bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abdurrahman bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abdurrahman. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Hamdun bin Alwi bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Al Manfar bin Abdullah bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abdullah bin Mubarak. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abdullah Wadhob bin Muhammad Al Manfar. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Junaid bin Ahmad bin Alwi. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abdurrahman bin Muhammad Junaid. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abdullah. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Assadillah bin Hasan Atturabi bin Ali. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Hasan bin Muhammad Assadillah. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Salim bin Ahmad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Al Qadri bin Salim bin Abdullah. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Ahmad bin Umar Asyatri. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Asghor bin Alwi bin Abu Bakar Al Habsy. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Husein bin Ahmad Shohibusy Syitb. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Husein bin Abdullah. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Husein bin Abdurrahman. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Ahmad bin Ja'far. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Assadillah bin Ahmad bin Abu Bakar Basyeban. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Sayyid Abdurrahman dilahirkan di Tarim Hadramaut. Ayah beliau adalah Sayyid Alwi bin Muhammad Shahib Mirbath bin Ali Khala’ Ghasam.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abdullah bin Ahmad Al Faqih. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Hasan At Thawil bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Alwi bin Ahmad Al Hadad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Ahmad bin Abdullah. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Thohir bin Umar. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Hasan bin Hamid. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Maula Aidid bin Ali Alhuthoh bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad An Nadzir bin Abdullah bin Umar. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad Semith bin Ali bin Abdurrahman. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Abdurrahman bin Ahmad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad bin Hasyim bin Abdurrahman. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
Beliau adalah Sayyid Muhammad A'bud bin Abdullah bin Muhammad. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.
KH. Mahmud Mudrikah Hanafi lahir di Sukabumi Selatan atau daerah Jampang Kidul, tepatnya di Desa Cibadak Kecamatan Pabuaran pada tanggal 8 Agustus 1945 dari pasangan KH Hasbulloh dan Ibu Hj Syamsiah.
Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki beliau adalah ulama besar yang tenar dari Mekkah, murid-murid beliau ribuan berasal dari Indonesia, Pakistan, India, Afrika, Eropa hingga Amerika.
Sayyid Abdullah dilahirkan di Tarim, Hadramaut, pada abad ke enam Hijriah. Ayah beliau adalah Sayyid Muhammad Al-Faqih Muqaddam bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbath
Sayyid Umar dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut. Ayah beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Sayyid Umar bin Muhammad bin Ahmad bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam.
Sayyid Muhammad An-Nuqo'i bin Abdullah bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam dilahirkan di Tarim, Hadramaut, pada 625 Hijriah
Sayyid Muhammad bin Abdurrahman Bil-Faqih bin Muhammad Al-Asqo dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut
Sayyid Muhammad bin Hasan Al-Bahar bin Shaleh bin Idrus bin Abu Bakar dilahirkan di Kota Tarim Hadramaut,
Sayyid Muhammad Syarim bin Abdurrahman bin Muhammad. Ayah beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah bin Alwi bin Ahmad bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam.
Sayyid Muhammad bin Abu Bakar Al-Warak dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut.
Sayyid Muhammad bin Abdullah bin Ahmad bin Abu Bakar Al-Warak dilahirkan di Kota Tarim, Hadramaut.
mam Muhammad bin Ali bin Muhammad Mauladdawilah, lahir pada tahun 795 H di Tarim Al-Ghonna. Ayahanda beliau adalah Sayyid Ali bin Muhammad Mauladdawilah bin Ali Shohibud Dark bin Alwi Al-Ghuyur bin Muhammad Al-Faqih Muqaddam
Sayyid Muhammad bin Muhsin Husein bin Syekh Abu Bakar bin Salim bin Abdullah bin Abdurrahman bin Abdullah bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah seorang ulama besar yang lahir pada tahun 997 H di Kota Inat.
Sayyid Muhammad bin Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib seorang ulama besar yang lahir pada tahun 27 H di Kota Madinah. Ayahanda beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Sayyid Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib.
Sayyid Muhammad bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah mewarisi sifat-sifat kebaikan dari ayah beliau. Beliau adalah seorang yang menguasai dalam berbagai cabang ilmu dan dan merupakan salah satu imam besar di jamannya.
Sayyid Muhammad bin Umar As-Shofi bin Abdurrahman bin Muhammad bin Ali bin Abdurrahman As-Segaf bin Muhammad Mauladdawilah mewarisi sifat-sifat kebaikan dari ayah beliau. Beliau adalah seorang yang menguasai dalam berbagai cabang ilmu dan dan merupakan salah satu imam besar di jamannya