16 Oct 2017 · 4.484 dibaca · Hutang dan Piutang
Bai’ul ‘Inah (Jual Beli Barang Yang Berasal Dari Berhutang Kepada Pemberi Hutang)
Si A berhutang suatu barang kepada B, seharga Rp. 100.000,00. Setelah menerima barang itu, A menjual barang tersebut kepada B seharga Rp. 75.000,00.
Pertanyaan :
Bagaimana hukum menjual barang yang berasal dari berhutang kepada yang memberinya hutang (bai’ al-‘inah)?
Jawab :
Imam Asy-Syafi’i dan ulama mazhab berpendapat bahwa hukum bai’ al- ‘inah sah, namun makruh tanzih. Sedangkan imam Abu Hanifah, Imam Malik dan Imam Ahmad bin Hanbal tidak memperbolehkan.
Keterangan, dari kitab:
1. Al-Mizan al-Kubra [1]
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+